Jumat, 18 November 2016

Biografi mama



Biografi Suroya Isnaini
Suroya Isnaini lahir di Magelang pada tanggal 16 Juli 1962, beliau meruakan anak ke-3 dari 6 bersaudara. Ayahnya bernama Muhamad Rohmat dan Ibunya bernama Siti Khotijah. Sejak kecil beliau tinggal bersama kedua orang tuanya di Wates, Magelang.
            Suroya Isnaini menempuh pendidikan di SD Negri Potrobangsan 2, setelah lulus dari SD Negri Potrobangsan 2 beliau melanjutkan ke SMP Negri 2 Magelang. Beliau berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki dari kediaman nya. Ketika beliau menduduki bangku SD dan SMP beliau selalu mendapatkan juara kelas. Dari prestasinya tersebut pada akhirnya beliau dapat melanjutkan ke jenjang SMA yaitu SMA Negri 1 Magelang. Beliau berangkat ke SMA Negri 1 Magelang dengan menaiki angkutan umum. Di SMA beliau menjadi aktifis di organisasi seperti OSIS dan Bantara. Di OSIS beliau menjabat sebagai sekretaris 1.
Lulus SMA beliau melanjutkan kuliah di Jogja. Beliau mencoba jurusan kedokteran di Universitas Gajah Mada akan tetapi keinginan beliau terpaksa kandas karena beliau memiliki phobia darah. Akhirnya beliau memutuskan untuk mencoba jurusan tekhnik kimia di UPN. Keinginan nya masuk jurusan tekhnik kimia pun dapat beliau raih.
Di UPN ini lah beliau bertemu lelaki yang berasal dari Bangka. Lelaki tersebut mahasiswa tekhnik geologi. Mereka berdua berbeda jurusan akan tetapi sering bertemu dan bisa saling mengenali karena mereka berdua selalu mengikuti pengajian pada Ahad pagi di Masjid dekat UPN.
Suatu saat lelaki tersebut memberanikan diri untuk berkunjung ke Magelang tepatnya di kediaman bapak Muhammad Rohmat tanpa sepengetahuan Suroya Isnaini. Tujuan lelaki tersebut ternyata untuk melamar Suroya Isnaini. Keluarga bapak Rohmat pun dengan senang hati menyambut kedatangan lelaki tersebut yang bernama Arief Effendi lalu menerima lamarannya itu. Arief dan Suroya pun menikah pada usia 24 tahun.
Setelah 1 tahun menikah, mereka berdua memiliki anak pertama bernama Muhammad Faris Ashim dan tinggal di Kalimantan untuk bekerja di Perusahaan Pertambangan. Setelah 5 tahun memiliki anak pertama, mereka pun memiliki anak ke 2 bernama Annisa Nur Hasanah. Setelah itu Suroya harus pindah ke Magelang lagi atas kemauan kedua anak nya yang menginginkan bersekolah di Jawa. Dengan berat hati Suroya pindah dan jauh dari sang suami dan memutuskan menanti sang suami cuti pulang ke Magelang.
Setelah 7 tahun memiliki anak ke 2 beliau pun memiliki anak ke 3 yang bernama Nida Amalia Firdausiyah, yang beliau sekolah kan di TK Masyitoh 7 Wates, SD Muhammadiyah 1 Alternatif, SMP Negri 4 Magelang lalu SMA Negri 2 Magelang.

2 komentar:

  1. OK, gambarnya gagal. Mohon diulang, tanya pada teman bgmn cara memasukkan gambar.

    BalasHapus
  2. OK, contohlah semangat juang "your mother". Beberapa kesalahan tulis masih ada, contoh: aktifis (aktivis, kediaman nya (kediamannya), tekhnik (teknik), ke 3 (ke-3), sekolah kan (sekolahkan)

    BalasHapus